Magang 1
Bismillahirrah...
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya Desi Sumarni angkatan 2019.
Manajemen guru
Pendidikan nasional sekarang sudah semakin baik dalam mengelola pendidikan di Indonesia. Pendidikan sendiri bertujuan untuk mencetak sumber daya manusia menjadi manusia yang memerlukan guru yang berkualitas. Pendidikan yang berkualitas akan mampu memberikan pelayanan yang menyenangkan terhadap peserta didik. Adanya interaksi dalam pengalaman belajar akan menjadikan pengalaman baru bagi peserta didik. Adanya pengalaman akan sangat berarti bagi peserta didik untuk menjadi landasan pacu kemajuannya. Pendidikan yang berkualitas bukan sekedar pendidikan yang mementingkan dalam mengejar nilai semata, sehingga guru pun akan terhindar dari belenggu sistem pendidikan yang menjadikan guru mendeg. Guru menajdi kunci sukses implementasi kurikulum dalam rangka mensukseskan tujuan pendidikan. Terkait Pendidikan Islam, merujuk pada filosofi pendidikan yang disampaikan Chatib mengutip pernyataan Haidar, direktur Lazuardi GIS, menyatakan:
“Secara aksiologis, pendidikan Islam mempunyai nilai pragmatis, etika dan estetika. Namun, ini dipangkas oleh pendidikan Barat, yaitu pendidikan hanya mempunyai nilai pragmatis saja. Pendidikan itu untuk mendapat nilai, lalu untuk bekerja, dan mencari kekayaan sebanyak-banyaknya. Tiba-tiba kunci sukses pendidikan ada pada kekuasaan dan kekayaan. Padahal, dalam pendidikan Islam, pendidikan adalah untuk meraih kebahagiaan, baik dunia dan akhirat. Sungguh, jangan persempit filosofi pendidikan hanya untuk tujuan dunia (Chatib, 2014).”
KONSEP MANAJEMEN GURU MODEL GUARDIAN ANGEL
Munif Chatib menggagas program unggulan dari pengembangan sumber daya manusia di dunia pendidikan yaitu perkualiahan Guardian Angel. Pelatihan ini diperuntukkan bagi pengelola sekolah, kepala sekolah, guru, orang tua, konsultan pendidikan dan pemerhati pendidikan. Lama perkualihan pada program Guardian Angel adalah 6 bulan dengan jumlah pertemuan 4 hari dalam setiap bulannya. Peserta Guardian Angel sampai
dengan 2014 sudah pada angkatan ke 16. Perkuliahan Guardian Angel dilaksanakan di beberapa kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, Samarinda dan Makasar. Pada perkuliahan Guardian Angel, Munif Chatib menyebutnya sebagai perkuliahan S2 ½ karena di dalamnya membahas tentang manajemen tingkat tinggi. Konsep manajemen guru model Guardian Angel adalah menggunakan pendekatan humanis dalam proses pengembangan guru. Secara lebih detail, kosep pengembangan guru yang dimaksud adalah sebagai berikut (Chatib:2014):
1. Manajemen Guru Tingkat Tinggi
2. Guru Harus Profesional
3. Hak Belajar Bagi Guru
4. Guru Membangun Peradaban